Wednesday, February 2, 2011

Nothing sweet about me, nothing sweet about Nanda

ingin mata ini untuk menangis tapi kurasa sudah tak guna. apa yang terjadi kini memang sudah tidak bisa membenarkan pembelaanku. perkataannya membuatku sangat merasa seperti pecundang, pendosa besar. sakit memang. aku tetap tidak bisa melakukan apapun. keadaan menjadi semakin rumit dan pelik. tidak adanya ruang untuk bergerak membuatku semakin pasrah dan tidak melakukan apapun. sekali lagi aku berdiam diri di sudut ruangan dengan membiarkan rasa sakit itu merajah jantung lagi.

-0-

nothing sweet about me
playlist di winamp laptopku sedang memutarkan lagu Gabriella Climi yang bertajuk Sweet About Me. penggalan liriknya benar-benar menggambarkan keadaanku. yeah, nothing sweet about me, saya memang ga ada baik-baiknya. tidak sedikit orang yang membenci saya, tidak sedikit orang yang membicarakan saya di belakang saya, tidak sedikit pula orang yang mencoba menusuk saya dari belakang.

amourdemavie
dia benar, dia arogan sekarang. dia pun mungkin juga berasumsi sama. ego yang dimilikinya menjadi semakin besar dari biasanya. bahkan kali ini sangat besar. dan sekali lagi aku pun kalah. dia tidak peduli lagi apa aku mau atau tidak, aku suka atau tidak, atau aku nyaman atau tidak. satu-satunya hal yang dia tau hanya satu, itu semua untuk kebaikanku. hingga apapun yang kulakukan padanya terlihat salah menurutku. perilakunya terhadapku seakan-akan mengatakan "ayolah, sekeras apapun kamu mencoba tidak akan ada hasilnya!". dia pun sudah tidak mendengarku lagi. aku kehilangan suara.

Nanda
yang sekarang tak lebih dari sekedar tumpukan daging yang benar-benar tak berarti. Nanda yang dulunya kuat sekarang sudah menjadi Nanda yang lembek. hatinya yang dulunya tidak berguna sekarang sudah bisa berfungsi dengan baik, terlebih untuk hal-hal yang menyakitkan, hatinya menjadi sangat peka hingga berangsur rapuh.

-0-

merindumu, kekasih yang dulu selalu mengingatkanku untuk selalu tersenyum. merindumu, kekasih yang dulu menjadi tempatku tuk mengadu. merindumu, kekasih yang dulu membawaku melayang ke awang-awang kebahagiaan. i missed you, mon amour...

satu-satunya hal yang bisa ku lakukan hanyalah menunggu. menunggu semuanya kembali menjadi baik-baik saja atau bahkan sebaliknya. menunggunya kembali menjadi seperti orang yang ada di pelukanku, menjadi orang yang menyokongku, menjagaku dalam lelapku, atau mungkin terlepas dari peluk dan genggamanku. 

menunggu, sampai hari itu benar-benar tiba...

ps : loving you is still the only thing that kept me sane

No comments:

Post a Comment

silahkan di comment, bila ada yang kurang berkenan, ada saran dan masukan, please, let me know :D