Sunday, October 31, 2010

Hegemoni Sang Tuhan

dengan kesendiriannya malam ini, dia berjalan menyusuri trotoar di tengah kota di temani lampu-lampu sorot dari kendaraan bermotor yang lewat. 
kakinya yang rapuh memaksanya untuk berhenti karena sudah terlalu lama berjalan.
tertegun termangu dengan mata menengadah ke langit melihat mendungnya di malam itu. 
bintang pun malam itu enggan memamerkan keindahannya terhadap sang malam. memberikan kesempatan pada lampu-lampu sorot kendaraan itu untuk menggantikannya sejenak untuk malam ini. 
malam semakin larut, dinginnya menyelimuti tubuh dan bunyi lolongan anjing seakan mengajak berdialog. 
  
kegalauan nya malam itu menciptakan ketidak selarasan pada jahir dan batinnya. 
membelenggu otak dan perasaannya. 
kehampaan sudah terlalu lama membungkus hatinya membuatnya menjadi sangat dingin.
ketimpangan rantai kehidupan yang hampir selalu menghantui gerak-geriknya.

bibirnya membeku biru dengan badan terbujur kaku, dia mengangkat tangannya tertatih, dan bertanya pada tuhannya.

"apakah harus seperti ini?"

di temani hujan dengan petir yang menggelegar, menunjukkan hegemoni sang tuhan dan berkata,

"HIDUPMU BERAWAL DARIKU!"

sang tuhan melihat keterpurukannya tidak melakukan apapun untuknya.
sang tuhan terlalu sibuk dengan umatnya hingga mentertawakannya.
sang tuhan terus memamerkan kebesarannya yang tak terhingga.
sang tuhan yang sombong dengan apa yang dia punya.
sang tuhan meludah memuntahkan hinaannya padanya.

tuhan yang di pujanya mencampakkannya.

dia hanya bisa terdiam bisu tanpa mendengar jawaban dari tuhannya.

kembali berusaha untuk memulai langkah, melanjutkan perjalanannya yang tertunda.
langkah-langkah kakinya, menandakan kepergiannya dari sang tuhan.

PERIOD

Saturday, October 30, 2010

METAMORFOSA or MENTAL SICKNESS?

malam ini tampak berbeda, malam yang biasanya ditemani azan subuh yang bergema dari balik langgar dekat rumah saya, malam ini saya di temani hujan yang tidak terlalu lebat yang yang pasti tidak ada petirnya (i like it!).

malam ini kembali saya tidak bisa memejamkan mata saya. padahal kalau di runut kegiatan saya hari ini bisa di bilang cukup melelahkan. semalam saya yang hanya tidur beberapa jam yang secara koersif harus bangun pagi. quiz 1 mata kuliah Teori Hubungan Internasional  membuat saya harus benar-benar membuka mata saya di pagi buta, kemudian di sambung dengan istirahat sebentar di kediaman amourdemavie, pulang kerumah untuk sekedar mandi, kembali ke kampus untuk menghadiri kelas kecil mata kuliah Metodologi Penelitian di sore harinya, pergi ke salah satu mall di samarinda untuk main Boom Boom Car, kembali kerumah yang di rumah saya kembali mendapati PRIA BANGSAT itu sedang berusaha membongkar tas dan mengutak-atik laptop saya sampai akhirnya saya memutuskan untuk pergi dari rumah beberapa saat. finally saya pergi ke basecamp yang ternyata disana saya tetap tidak bisa menikmati kenyamanan saya karena saya harus membantu "Mam Nesty" (one of my lecture in campus) mengetik dan mem-print soal ujian untuk anak SMP di sekolah yang di ajarnya. cukup melelahkan bagi saya yang mempunya fisik yang cukup lemah (kata dokter sih :p).

sekian curhatnya, back to main topic, shall we?

METAMORFOSA atau MENTAL SICKNESS?

saya sekarang sedang mengalami dilema yang bisa di bilang cukup mengganggu keseimbangan otak saya. saya juga tidak tau apa ini bisa di sebut sebagai metamorfosa atau mental sickness (gangguan mental)? setelah kejadian itu lebih-lebih saat kehilangan Little Sunset orang-orang terdekat saya melihat ada perubahan yang cukup signifikan terhadap diri saya. adik saya, teman-teman, dan terutama amourdemavie, dia yang paling merasakan perubahan saya. setelah kejadian itu mereka bilang saya jadi berubah, saya seperti mengalami gangguan kejiwaan, yah bisa dikatakan seperti orang gila, kadang saya ketawa-ketawa sendiri, menangis tanpa sebab, emosi yang berlebihan, ngomong ngelantur ga jelas. saya sendiri tidak sadar pernah melakukan hal-hal itu. seperti ada yang mengkontrol alam bawah sadar saya. sedikit demi sedikit saya berusaha untuk mengambil kontrol lagi. 

piring yang sudah pernah terjatuh bila tidak pecah, pasti meninggalkan retak.

perlahan-lahan saya bisa mengendalikan pikiran saya tapi ternyata masih ada yang tertinggal. sifat kekanak-kanakan saya malah makin menjadi-jadi. saya menjadi sangat childish. saya tidak suka itu tapi saya tidak bisa kontrol dan bodohnya saya tidak pernah sadar akan hal itu. damn!

amourdemavie, dia orang yang selalu menemaniku setiap hari, dan dia juga orang yang merasakan perubahanku dan menerima semua perlakuanku. saya juga sebenarnya sedih dengan keadaan saya yang seperti ini. terlebih lagi setiap teringat dengan Little Sunset, amourdemavie orang pertama yang pasti menghiburku.

takut...

aku takut
ketika amourdemavie menemukan klimaksnya dia tidak bisa terima keadaanku yang seperti ini. aku takut...
takut, bila saya terus menjadi seperti ini, tidak normal kembali.
saya takut bila saya benar-benar menjadi gila.

ada apa dengan saya sebenarnya?
bermetamorfosis kah? atau gangguan mental?

Thursday, October 28, 2010

di kala subuh bergema : what kind of person am i?

Malam ini saya yang tidak bisa mengistirahatkan mata kembali menatap layar persegi panjang monitor laptop saya di temani azan subuh yang berkumandang memanggil umat-Nya untuk menjalankan sholat subuh. Saya tentu bukan orang yang ada di dalamnya. Sebenarnya bisa saja saya mengerjakan yang katanya perintah tuhan itu. Tapi saya sudah malas, tidak ada motivasi apapun yang menjadi alasan kenapa saya harus melakukan hal itu. Kita tidak akan melakukan sesuatu yang tidak relevan buat kita, bukan?

Hmmm,
Beberapa hari ini saya mendapati kejadian-kejadian yang bisa di bilang menjadi tamparan yang cukup keras buat saya. Ini mengenai attitude. Perkataan demi perkataan yang terlontar dari orang-orang di sekitar bahkan terdekatku membuatku berfikir,

“apakah selama ini semuanya baik-baik saja?”

Apakah yang kulakukan selama ini benar? Atau ada beberapa hal yang tidak disukai oleh orang lain terhadapku? Apa aku menyebalkan? Atau over-reacting? Apa orang lain kira-kira membenciku?

Saya sih bukan tipikal orang yang senang mencari musuh. Yang saya herankan, sampai detik ini masih saja ada orang yang membicarakan hal-hal buruk tentang saya. Apa yang saya lakukan? Apa ada yang tidak beres terhadap saya? Saya pikir, semuanya baik-baik saja. Hanya saja memang terkadang saya sedikit cablak tapi saya rasa semuanya masih pada batasnya.

Saya tidak tahu apa yang mereka pikirkan ketika mereka melihat perilaku dan mendengar perkataan saya. Semua orang bebas mengatakan opini tentang saya. Mau itu baik atau jelek pun saya tetap menghargai mereka tanpa sedikit pun mengurangi rasa hormat saya terhadap mereka. Tapi yah tetap, kembali ke pertanyaan-pertanyaan tadi. Kadang pertanyaan-pertanyaan simple seperti itu bisa menjamur memenuhi otak saya. Tapi saya rasa normal sih tidak ada salahnya dan sangat wajar bila memiliki perasaan seperti itu.

Yah setidaknya
Saya ga terlalu heartless tuh :p

Monday, October 25, 2010

Huru-Hara Hari Senin di Kelas Seminar

Pagi ini saya kembali berkutat di bangku kampus di ruang sidang kelas seminar HI. Bersama dengan teman-teman konyol saya yang di kelas seminar terkenal sebagai "PAKAR MISKIN" ini saya memulai pagi ini dengan kantung mata hasil dari tidur 4 jam semalam.


berikut adalah nama-nama mahluk-mahluk "PAKAR MISKIN" tersebut




teman saya (baca : CARLOS) ini yang setia menjemput saya setiap hari yang tiap datang kerumah tubuhnya pasti melenggang ke lemari es sambil berkata "ada air es, Nanda?"


teman saya satu lagi (baca : FEBRI) yang menyelamatkan perut saya pagi ini dengan mentraktir saya makan gorengan di kantin (besok-besok lagi yah, Feb..)


ada lagi teman saya (baca : EDI) yang daritadi berisik minta dengerin lagu, zzz


Kelas seminar pagi ini dimulai dengan ocehan dosen yang mengingatkan tentang kesalahan teman saya (baca : ANDRI) yang dengan baiknya menandatangankan absen saya dengan itikad baik agar saya tidak TBU yang bodohnya tanpa sepengetahuan saya, dan saya yang tidak tahu apa-apa menjadi tumbal kebaikan teman saya yang imut-imut itu. HOW NICE!!!

kelas seminar pagi ini terasa ada yang hilang karena satu dosen penguji yang cantik tercinta pagi ini tidak hadir mengisi kursinya di karenakan beliau harus ke jakarta yang kepergiannya bertemakan "HOLIDAY ON DUTY".

hari ini ada 6 mahasiswa yang mempresentasikan proposal mereka. yang sudah di pastikan hari ini pasti akan sangat MENJEMUKAN. belum lagi melihat wajah dosen pembimbing saya yang penuh wibawa yang mengingatkan saya untuk menyelesaikan revisi akhir proposal saya.

belum lagi para BUTTLICKER (baca : PENJILAT) yang sudah siap menjilat para dosen untuk mendapat (baca : BERHARAP) nilai lebih dari beliau-beliau yang merasa punya kuasa atas kelulusan kami di mata kuliah seminar ini.

ketegangan mahasiswa yang mempresentasikan proposalnya tidak terlalu terlihat karena salah satu dosen penguji yang akan melontarkan pertanyaan-pertanyaan membangun (baca : menjatuhkan) kepada para mahasiswa-mahasiswa yang sudah sangat pasti dapat membuat mahasiswa menjadi terpaku tidak bisa menjawab. yah paling tidak beban mereka berkurang lah dari 100 % sekarang menjadi 70 %.

Saya yang menjadi penonton setia pagi ini bersenjatakan Laptop HP Pavilion, Modem 3 (yang syukurnya ga lagi rewel), dan Hand Phone Samsung butut saya, manghadiri kelas seminar dengan penuh riang gembira, belum lagi dengan lapar yang melanda, hanya berusaha untuk men-suggest diri saya bahwa "KELAS SEMINAR HARI INI MENYENANGKAN".

yang saya harapkan adalah, semoga kelas ini cepat berlalu, AMIN.
(fingercrossed)

Sunday, October 24, 2010

corat-coret di excelso cafe

Hmmmm
October 24th 2010
hari ini saya berencana untuk menghabiskan hari minggu ini dirumah saja, tapi karena semua orang pada mabur, jadilah saya ikut mabur. setelah bingung memutuskan untuk pergi kemana akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke salah satu mall di kota ini. setelah membeli rokok saya pergi ke salah satu coffee shop di mall itu.

rencananya sih sendiri tapi ada dua teman saya yang baik hati dan tidak sombong yang ikut menemani saya duduk di tengah kesumpekan yang lumayan crowded di coffee shop ini di susul lagi dengan satu orang teman saya yang hore.

hari ini saya seharian ga ketemu amourdemavie, ga smsan dan ga ada kabar apapun dari amourdemavie. yah emang will saya sih tapi kangen juga sama usil-usilnya dia. hehe :p
sepi sih rasanya ga ada dia.
ga ada yang usilin
ga ada yang colak-colek
ga ada yang kitikin
ga ada yang pijitin pinggang saya kalo lagi sakit
ga ada yang belai rambut saya
ga ada yang tarikin jari-jari kaki saya
ga ada yang cium pipi saya
ga ada yang merelakan tangan dan pundaknya untuk saya gigit
ga ada yang kitikin persendian lutut saya
huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa :'(

fiuh, banyak deh yang hilang hari ini tanpa ada sosoknya dia

satu2nya hal yang saya tau tentang dia hari ini melalui status yang amourdemavie tulis di facebooknya sekitar 3 jam yang lalu yang berbunyi "ice cream in my mouth"
yah setidaknya saya tau kalau dia baik-baik saja dengan ice creamnya dan membuat saya sedikit lebih tenang.

hmmmmm, semoga aja amourdemavie cepat menemukan hal yang objektif yang bisa mempertahankan argumennya.

miss l'amour de ma vie so much, XOXO

world is just a playground

i don't know what i have to write down here
but, let's start, shall we?

well, i consider this world as a playground
yeah you know, a place where you can be what you want and don't care bout what happen next
just do what you wanna do, and say whatever you wanna say
and no giving a shit to anybody
just like a kid

i do have my own "playground"
a place where i can do whatever i wanna do and be myself
where i can get down and dirty
i'm selfish?
well, i do!
but doesn't mean i'm not giving a shit either to the other world
another "playground"

do i got friends?
sure!
by that, i know many kind of "playground"
then also we share our "playground"
and it gives me many things to consider, and of course brainstorming (again)

slowly, it change the way i think
change the way i act
even the way i look

am i ready to be an adult?
nope, LOL :D

it turns me into one thought

I GOT MY LIFE
I HAVE MY WORLD
I BUILD MY DESTINY

me, my self, and my fuckin' freakin' shit life

hidup?
gimana yah ngejabarinnya?
aah ribet aah
mungkin bisa di bilang saya belom berumur untuk ngobrolin soal hidup
"masih bau kencur" itu kata mereka
"masih kecil" kata orang tua saya
"masih ingusan" kata abang2 saya
haha, whatever they say lah
tapi apa mereka sudah melakukan yang terbaik di sepanjang hidup mereka?
i don't think so :p
tapi bukan berarti saya bilang gitu saya sudah memiliki hidup yang saya pengen dan sudah melakukan yang terbaik, of course not.

hidup saya yah begini lah
ga beda dengan teenagers yang lain, have fun, hura-hura, ngabisin duit hanya untuk sekedar nongkrong di angkringan hangout bareng temen2 dan sharing, cari temen sebanyak2nya, mencoba ini itu, yah kata orang berusaha mencari jati diri, ato apa laah
so far, emang sih saya ngerasa belom pernah melakukan yang terbaik dalam hidup saya
terlebih untuk saya sendiri
saya sendiri masih punya segudang tanggung jawab dan ga tau kapan bisa selesai
terkadang terbersit di pikiran saya untuk pergi sejauh mungkin dari kota ini
dan membiarkan tanggung jawab saya terbengkalai dan bisa menikmati hidup saya sendiri tanpa ada campur tangan, intervensi dari orang lain
tapi apakah dengan begitu semua akan baik2 saja?
hhmmm, i don't know, i never try that one, and maybe i will :p
selama ini saya hanya berusaha untuk diam
selama ini saya hanya berusaha untuk menganggap semua baik-baik saja
selama ini saya hanya berusaha untuk bersikap manis
selama ini saya hanya berusaha untuk memperbaiki keadaan
selama ini saya hanya berusaha untuk menciptakan kenyamanan
selama ini saya hanya berusaha untuk mengikuti jalur lurus
selama ini saya hanya berusaha untuk manusia yang baik
masih banyak lagi lah yang udah saya lakukan


tapii...


saya juga pengen untuk punya suara
saya juga ga bisa untuk selalu berpura-pura bahwa semua baik2 saja
saya ga bisa selalu bersikap manis dimana saya memang gabisa, saya juga pengen menjadi diri saya sendiri di berbagai macam situasi
saya juga ga bisa jadi satu2nya orang yang memperbaiki keadaan, saya butuh orang lain untuk bisa membantu saya
saya juga pengen punya rasa nyaman untuk diri saya sendiri, ga hanya untuk mereka
saya juga pengen menjalani setiap persimpangan yang ada didalam perjalanan hidup saya
saya juga gabisa selalu menjadi manusia yang baik, saya bukan manusia sempurna
banyak dari mereka yang ga ngerti akan hal itu

APA HIDUP SAYA SEMPURNA?
NOT AT ALL!!

yah mungkin saya hampir selalu bisa mendapatkan apa yang saya mau
tapi apa itu yang saya inginkan??
saya pengen keluar dari belenggu2 itu
saya pengen menikmati hidup saya, tapi masih ada tembok gede dan tebal di depan saya
dan saya masih harus menciptakan super bulldozer untuk menghancurkan tembok itu rata dengan tanah

aah, shit lah
emang bener apa kata mereka, nothing is perfect
bener emang ga ada yang perfect
begitu pun juga dengan saya, ga ada yang perfect
tapi yang membuat perfect itu adalah orang itu sendiri

Saturday, October 23, 2010

amourdemavie, this is for you, honey...

Ludwig Van Beethoven
Nama itu memang udah ga asing banget di telinga kita. mulai dari musik-musiknya, sampai tulisan-tulisannya.
Ini salah satu puisi Om Beethoven yang saya suka.

amourdemavie, this is for you, honey...


Though still in bed, my thoughts go out to you, my Immortal Beloved, now and then joyfully, then sadly, waiting to learn whether or not fate will hear us.

Yes, I am resolved to wander so long away from you until I can fly to your arms and say that I am really at home with you, and can send my soul enwrapped in you into the land of spirits.
No one else can ever possess my heart, never, never.
Oh God, why must one be parted from one whom one so loves.
Your love makes me at once the happiest and the unhappiest of men.
My angel, I have just been told that the mailcoach goes every day, therefore I must close at once so that you may receive the letter at once.
Be calm, love me, today, yesterday, what tearful longings for you
you, you, my life, my all, farewell.
Oh continue to love me, never misjudge the most faithful heart of your beloved.
Ever thine
Ever mine
Ever ours

The Immortal Beloved Letters, Ludwig van Beethoven

Korniati Aing

hmmm, okay.
korniati aing yang sering di panggil nia yang lebih yang panggil "Neng", dia teman baik saya semenjak SMA. memang sih ada manis pahitnya masa-masa itu tapi tetap fun. seorang dayak berumur 20 tahun yang sudah berteman dengan saya sejak 5 tahun lalu. memang bukan kurun waktu yang cukup lama tapi kami tetap get a long. banyak hal-hal, kejadian-kejadian yang kami alami, sampai jatuh, sejatuh2nya sudah pernah kami alami.

dan sampai sekarang...
saya masih bersyukur dia masih mau mempercayai saya sebagai teman baiknya...

bravo, Nia...




kecoak cintaaaahhh

KECOAK CINTA
cerita kecoak cinta ini berawal dari dua orang yang menghabiskan malam minggunya dikamar hotel. semua terasa baik-bak saja dari awasl check-in sampai si om resepsionis mengantarkan kedua orang itu di kamar hotel. 


yah kira2 seperti ini gambaran ceritanya


scene 1
saya, amourdemavie, dan om resepsionis menaiki anak tangga sampai ke lantai 3 (semua masih baik2 saja)


scene 2
om resepsionis bukain kamar (tetap masih baik2 saja)


scene 3
saya melihat kecoak (saya paling jijik sama kecoak) dan sontak mengumpat : WHAT THE FAK???
dan gayung pun bersambut si om resepsionis berkata : OOOHH NOOOOO!!
(keadaan sudah mulai tidak baik2 saja)


saya yang merasa jijik pun take a few steps back (LOL) sementara si om resepsionis sedang asik tungging2an kejar2an sama om kecoak dari lantai, kasur, sampai ke lantai lagi, sampai si kecoak bersedia angkat kaki dari kamar.


bisa di lihat, dari gerak2an om resepsionis yang tungging2an tadi, di identifikasikan bahwa : DIA JUGA JIJIK KECOAK! (koplok!!)


dan gobloknya si om resepsionis : MASA KECOAK MAU DI SEMPROT PAKE PENGHARUM RUANGAN??? (goblok!!)


dengan beranjaknya si kecoak dari kamar, wajah si om resepsionis terlihat lega. dia pun juga ikut angkat kaki mengikuti jejak si kecoak.


saya dan amourdemavie pun tertawa melihat kebodohan om resepsionis tadi. (LOL)


dan malam itu saya pun akhirnya cerita ke amourdemavie tentang LittleSunset sampai akhirnya tertidur di bawah selimut..


PS : ga jelas kan ceritanya? LOL

Une De Mes Déceptions à La Famille (part 2)

(tarik nafas dalam-dalam)
fiuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhh, setidaknya itu yang saya bisa lakukan sekarang. saya sudah setengah jalan menuju victory.

dear father,
sekarang udah keliatan kan? siapa yang berfikir pake logika? saya atau anda?
HA HA HA
anda benar-benar terlihat SANGAT bodoh, Bung!
penyesalan anda sekarang sudah ga berarti buat saya, saya udah benar-benar apatis.
setidaknya mentertawakan KEBODOHAN anda bisa membuat saya menjadi sedikit lebih senang dan sedikit membayar apa yang sudah anda lakukan terhadap saya.

Silahkan jilat ludah anda...
anda bukanlah lagi sebuah figur ayah buat saya, tapi hanya sebagai suami dari ibu saya. PERIOD!

sampai jumpa di peradilan selanjutnya, dickhead!

Friday, October 22, 2010

Je T'aime A La Mort, L'amour De Ma Vie...

malam itu, mataku pun tetap enggan tertutup. ku bakar sebatang rokok yang ku ambil dari kotak rokok kesayanganku. dan kulihat AMOURDEMAVIE yang telah terlelap, tertidur pulas di sebelahku. pandanganku enggan beranjak dari sosok wajahnya.





ku tatap dalam, namun lembut, dan…

menangis!

ku tutup mulutku dengan kedua tanganku dengan maksud tidak ingin membangunkan AMOURDEMAVIE karena isak tangisku

kembali aku menghisap rokok marlboro black menthol yang berada di sela jariku. di tengah sesenggukanku menangis, aku tetap tidak mengalihkan pandanganku kepadanya. dan mulai datang sebuah pertanyaan di benakku

apa yang akan terjadi bila malam ini merupakan malam terakhir aku bersama AMOURDEMAVIE ?

menatap matanya, menggenggam tangannya, memeluk tubuhnya, mencium bibirnya, tidur dipeluknya?

dan isak tangisku pun semakin menjadi-jadi. aku tidak bisa menjawab pertanyaan itu. aku tidak bisa menerima kemungkinan terburuk yang akan menimpaku apabila itu benar-benar terjadi.

i can't face the truth? yes, indeed.

i’m a coward? yeah, maybe, i’m a chicken.

perasaan takut untuk kehilangan AMOURDEMAVIE setiap hari semakin membengkak bak tumor ganas. dan aku pun semakin tidak bisa mengkontrol rasa itu. ingin tubuh ini bergerak membangunkan AMOURDEMAVIE yang sudah bermimpi indah di alam bawah sadarnya. yang ku inginkan hanya waktu 10 menit, untuk aku memeluknya tubuhnya, menggenggam tangannya, mencium bibirnya, dan menatap matanya.

tetapi tetap enggan ku lakukan

ku urungkan niatku itu, dan kembali dengan marlboro black menthol ku. hisapan demi hisapan rokok yang ku bakar tidak mampu mengalihkan pandangan dan perhatianku pada AMOURDEMAVIE.

pertanyaan itu pun mulai merasuki pikiranku lagi. di tambah lagi dengan beberapa pertanyaan-pertanyan baru yang siap melumat habis energiku untuk memikirkannya.

apa yang akan terjadi besok, 2 hari setelahnya, minggu depan, atau 5 tahun kedepan?

aku takut untuk kehilangan AMOURDEMAVIE ? sangat! sangat takut!

aku bahkan tidak ingin kehilangan AMOURDEMAVIE

untuk memikirkannya saja aku tidak mau


AMOURDEMAVIE
sudah menjadi bagian terbesar dalam hidupku






AMOURDEMAVIE
seorang laki-laki dimana aku ingin menghabiskan hidupku bersamanya



AMOURDEMAVIE
merupakan seseorang yang kuharap akan menjadi Ayah dari anak-anakku kelak


AMOURDEMAVIE
merupakan seseorang yang akan membangun surganya bersamaku



AMOURDEMAVIE
AKU AKAN SELALU MENCINTAINYA SAMPAI KAPAN PUN

dan dimalam itu...
aku menatap matanya, seolah-olah hari itu merupakan hari terakhir aku bisa melihat matanya.
aku menggenggap tangannya, seolah-olah hari itu merupakan hari terakhirku bisa menggenggam tangannya.
aku memeluk tubuhnya, seolah-olah hari itu merupakan hari terakhir aku bisa memeluk tubuhnya.
aku mencium bibirnya, seolah-olah hari itu merupakan hari terakhir aku bisa mencium bibirnya.

DAN DI SETIAP AKU BERSAMANYA, AKU AKAN MEMBUAT SAAT ITU BAGAIKAN HARI TERAKHIR AKU BISA BERSAMANYA...

PS : Je t'aime a la mort, l'amour de ma vie...