Monday, January 31, 2011

kebakaran

peristiwa itu terjadi beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 27 januari 2011. di awal tahun sudah membuat saya hampir tewas karena kehabisan nafas di rumah yang penuh asap waktu itu. ibu dan suaminya pergi bekerja sedangkan adik saya pergi sekolah, jadilah saya sendiri dirumah. saya sedang tidur pagi itu. rumah menjadi di penuhi dengan kabut asap yang membuat saya hampir tidak bisa melihat seisi ruangan. saya pun mencari sumber asap tersebut yang ternyata adalah kasur saya yang terletak di depan televisi terbakar. panik membuat saya sudah tidak berfikir untuk teriak minta tolong. akhirnya saya pun bergegas untuk pergi ke dapur dan mengambil baskom yang terisi air untuk memadamkan api tersebut. dan untungnya apinya tidak terlalu besar jadi tidak begitu susah untuk memadamkan nya. berikut adalah gambar dari sisa puing-puing kasur yang terbakar.




sampai sekarang saya masih tidak tahu apa yang menyebabkan kasur itu menjadi terbakar. saya pikir penyebabnya adalah sisa api yang ada di puntung rokok suami ibu saya yang menyebabkan kasur itu terbakar, tapi setelah saya tanyakan padanya, dia mengelak dengan dalih dia tidak merokok pagi itu. yah dan kejadian itu masih menjadi tanda tanya besar di dalam otak saya, apa atau siapa yang menyulut api itu? well, i dunno, still a mystery...

Wednesday, January 26, 2011

Parts That I Don't Like About you

you know, i will never fail my promise to you. never has never will. i know you mean no harm to me, it's nice if you want me to be more better. but sometimes you're too pushing. you don't wanna know how i feel. you want me to change but you still underestimate me, you still think that i couldn't and never can. how i could change if you still thought so? back in this past few weeks, you become so selfish than ever. i hate to say that i hate that part. please, you know what to do, i'm begging you!

fyi : i missed YOU so much :*

je t'aime mon amour...

Monday, January 24, 2011

Autis Twitter

Belakangan ini saya banyak menghabiskan siang saya di dalam kamar saya yang buluk ini. Tak banyak hal yang bisa saya lakukan. Misalkan, duduk, tidur-tiduran, recording asal-asalan, kadang menggambar, main game di laptop, dengerin lagu, internetan, dll. Semua terbatasi di dalam ruangan kotak ini. Hal yang paling tepat untuk membunuh waktu adalah internet. Entah itu browsing atau surfing, atau sekarang yang lebih IN, facebook'an. Tapi belakangan ini saya lebih sering menghabiskan waktu saya untuk di Twitter. Salah satu situs jejaring sosial yang lebih simple dari facebook.

Belakangan ini saya lebih memilih Twitter untuk membunuh waktu. Walaupun hanya sekedar buat status. Memang sih fiturnya tidak selengkap facebook yang memperbolehkan kita untuk meng-comment status orang lain, atau meng-upload foto dan men-tag sana sini. Di twitter kita bisa me-mention teman-teman kita, me-retweet status teman kita, atau mengirimkan direct message pada teman kita. Yah, memang membosakan sepertinya. Saya juga awalnya berfikir seperti itu tapi i don't know why it could be so much fun :p

Saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya dengan menatap layar monitor, twitter'an. Kadang sampai bisa melupakan hal yang paling vital dalam hidup sehari-hari yaitu makan. Belum lagi kalau saya online nya tengah malam, bisa menghabiskan waktu sampai sepanjang malam untuk sekedar twitter'an. Waktu istirahat yang terbatas, membuat kondisi badan saya menurun beberapa hari ini.

Hmmmm, merugikan juga ternyata adanya keberadaan twitter ini, hihi. Eh, tapi kalau ada yang mau follow saya, follow saya di @heysunset haha. Daripada saya semakin ngelantur, lebih baik saya akhiri, Wassalam!

Friday, January 21, 2011

Soplip Ceria

hari ini saya menghabiskan siang dengan berkutat di depan layar kotak televisi seharian. hari ini sebenarnya membuat saya bisa sedikit tersenyum mengingat hasil medical check up saya yang lumayan memuaskan karena kadar nikotin saya masih sangat normal dan si jantung ternyata tidak mengalami banyak gangguan, hanya saja saya tidak boleh terlalu cape dan stress berkepanjangan, dan akhirnya bisnins saya tidak mati-mati amat karena sore tadi teman saya sahrulah datang dengan membawa job, yah paling tidak hasilnya masih bisa buat senang-senang. (makasih ya ule, you are my hero *hug)

setelah bosan seharian dirumah, akhirnya saya pergi ke salah satu mall yang ada di kota ini, sendirian. setelah sampai, saya memulai langkah saya menuju sebuah toko yang menjual pernak pernik perempuan. saya mulai dengan melihat-lihat barang-barang yang mereka jajakan. dan akhirnya, eng ing eng... saya melakukan hal yang ga pernah saya lakukan yaitu, shoplift. saya berhasil membawa kabur dua benda dari toko itu. ini dia barang hasil soplipan saya.



cemas memang awalnya, tapi setelah keluar dari TKP saya bisa tersenyum lega hahaha. maybe next time i'll do it again :p

Thursday, January 20, 2011

Nothing But Shit

Hal itu semakin menghantui dan sangat mengerogoti nalar, perasaan, dan fisik. Belum lagi di tambah dengan konsumsi rokok dan alkohol yang makin bertambah belakangan ini. Saya benar-benar sendiri kali ini. Keadaan semakin tidak kunjung membaik. Belum lagi penyakit yang sedang beberapa minggu terakhir telah merajalela merajah jantung saya. Ini memang sangat menyebalkan! aku tidak bisa berbuat apa pun. Semua terasa percuma. Tidak ada yang bisa membenarkan hal ini. Yeah, i'm alone.

Saya banyak menghabiskan waktu di kamar, tidak punya kepercayaan diri untuk keluar untuk bertemu siapapun. Saya terkurung di dalam ruangan yang penuh dengan cermin-cermin besar di sekeliling dindingnya.

"Hey! Look at you! You're nothing but shit now, jerk!"

Cermin-cermin itu terus memperolok saya tidak lupa dengan tawa-tawa licik yang sesekali di selipkan olehnya. Yah, mereka benar, saya tidak lebih dari sekedar omong kosong sekarang. Saya tidak punya apa-apa. Saya tidak memiliki apapun untuk bertahan. Saya tidak memiliki seorang pun untuk berlabuh.

I Am Nothing

Wednesday, January 19, 2011

Humongous Loser

saya sering menangis belakangan ini. semua seperti tidak seperti seharusnya. semua menjadi sangat rumit dari sebelumnya. saya pun tidak ingin membayangkan situasi seperti ini. hari-hariku di isi dengan kesedihan. yah, hanya itu yang bisa saya lakukan setelah kejadian itu.

ternyata saya salah, selama ini saya berfikir bahwa saya benar, dan ternyata NOL GEDE!
saya benar-benar menjadi orang yang sangat bodoh, paling goblok. rasa bersalah itu berbalik kepada saya. saya tidak lebih dari seongok omong kosong. bullshit banget lah.

awalnya saya pikir semuanya baik-baiknya saja ternyata kenyataannya mengatakan sebaliknya. bahkan lebih jauh dari kata baik. saya emang ga baik, dan ga akan pernah bisa jadi lebih baik. sekarang saya yang takut kamu kecewa.

saya sudah terlalu banyak menyakiti...
maaf

Monday, January 17, 2011

kekasih atau hanya sekedar pacar

Kekasih
Pacar

Yeah, sekilas hampir tidak ada perbedaan diantara kedua kata benda itu. Keduanya sama-sama di ciptakan untuk memberikan label kepada seseorang yang pada saat ini berada dalam konteks orang yang sangat di cintai. Tapi apa hanya dengan itu saja menjadi hal yang cukup untuk membandingkan kedua kata tersebut? Kebanyakan orang lebih menggunakan kata "pacar" untuk mendeskripsikan, menceritakan, keberadaan orang yang di cintainya tersebut kepada banyak orang di bandingkan dengan menggunakan kata "kekasih" dalam berbagai situasi. Sebagian buat mereka, kata "kekasih" terkesan berlebihan untuk di gunakan, sedangkan "pacar" menurut mereka adalah sebutan yang tepat dan lebih gampang dalam penyisipannya dalam suatu kalimat.

Kembali ke zaman William Shakespeare yang sukses dengan Romeo and Juliet Sajak dari Arthur Brooke yang bertajuk The Tragical History of Romeus and Julia yang di aransemen ulang oleh Shakespeare menjadi sebuah tragedi yang menggambarkan sepasang kekasih yang sedang di lamun cinta, namun terhalang oleh permusuhan yang terjadi di antara kedua keluarga mereka.

 Oh, here. Will i set up my everlasting rest, and shake the yoke of inauspicious stars from this world-wearied flesh. Eyes, look your last! Arms, take your last embrace! And lips, Oh you, the doors of breath, seal with a righteous kiss. A dateless bargain to engrossing death!

Kalimat-kalimat itu merupakan kutipan dari kisah Romeo & Juliet yang paling saya suka. Memang terkesan sangat lembek tapi, like i care? i like it :p

Apakah bisa kita menganalogikan seorang pacar menjadi kekasih? Apakah harus? Atau seberapa pentingkah kata panggilan sayang terhadap seorang yang kita cintai? Saya tidak akan membahas itu. It's your own to decide.

Pacar
Merupakan orang yang di cintai atau di kasihi

Kekasih
Merupakan seseorang yang tidak pernah memberikan kita materi apa-apa, tetapi mereka memberikan sebuah harapan, kasih sayang, dan paling utama cinta. mereka tak akan pernah memberikan kita sebuah hadiah yang berwujud, tapi mereka akan memberikan kita hadiah yang tak pernah bisa kita lupakan. mereka orang yang akan selalu ada di hati sampai kapanpun dan apapun yang akan terjadi kelak.

PERIOD

amourdemavie
Saya bertemu dengan amourdemavie sekitar 5-6 tahun yang lalu di sebuah tongkrongan di Samarinda.  Saat itu saya belum menjalin hubungan dengan dia. Saya saat itu masih mengenakan seragam putih abu-abu tepatnya saya masih duduk di kelas 2 SMA waktu itu. Amourdemavie merupakan sosok yang dingin buat saya waktu itu. Jarang ada obrolan panjang antara kami. Hanya sekedar menyapa, dan jarang ada suara.

Saya waktu itu masih berpacaran dengan Adit dan Akbar. Yeah, saya berpacaran dengan 2 orang sekaligus. Yeah, saya berselingkuh. Saat itu saya juga sempat menaruh hati pada amourdemavie. Tapi karena melihat tidak adanya pintu yang terbuka, jadi saya biarkan menjadi yesterday's feeling saja dan kembali menjalani hubungan saya yang lama.

Setelah keadaan tongkrongan menjadi tidak kondusif lagi, dan para penghuninya pun sudah pergi meninggalkannya, kami sempat lost contact selama beberapa tahun. Dan akhirnya kami di pertemukan oleh situs jejaring sosial yang bernama Facebook. saat itu dia memanggil saya Gadis Folder, karena rumah saya terletak tidak jauh dari folder tempat penampungan air yang sering di datangi amor (baca : anak motoran) untuk adu balap, atau hanya sekedar berduaan dengan pacar.

Setelah saya putus dengan adit, di lanjutkan dengan putusnya saya dengan akbar, saya tidak serta merta menjadi single waktu itu, masih ada 2 nama lagi yang pernah menjadi pacar saya saat itu. Tapi kali ini tidak selingkuh lho, hubungan saya dengan kedua orang itu di jalani bertahap, hehe. Setelah putus dengan keduanya, saya menjadi single untuk 1 bulan sampai akhirnya saya menjalin hubungan dengan amourdemavie.

Amourdemavie, dia adalah pacar saya sekarang, dan juga seorang kekasih buat saya. Sudah setahun saya menjalin hubungan dengannya. angka 1 memang bukan nominal yang cukup untuk bisa mengukur seserius apa hubungan kami. tapi angka 1 sudah sangat besar untuk bisa menikmatinya. Banyak hal yang kami jalani, dari hal yang termanis, sampai hal yang terpahit sekalipun. Dia orang yang paling sabar dan dia juga orang yang paling skeptis yang pernah saya kenal.

Cinta
Kata itu mendasari semuanya, ketika semua orang sedang di landa benci, pasti ada 1 cinta yang bisa menghapus kebencian itu. Amourdemavie menjadi orang yang sangat saya benci dalam seminggu terakhir. tapi memang cinta itu indah, it could kill, but it cures all the pain.

Kenapa? Bingung ngebacanya? Ceritanya ngelantur? MEMANG. Karena saya tidak memiliki bakat menulis dan memaksakan diri untuk menulis dalam sebuah blog. Haha


Honey, if i ever made you feel useless, or disappointed you, i'm sorry.
You're not just a boy friend, but you are my lover.

Je t'aime, l'amour de ma vie...

Wednesday, January 12, 2011

Sunset, This Is For You...


Schoolbag in hand, she leaves home in the early morning
Waving goodbye with an absent-minded smile
I watch her go with a surge of that well-known sadness
And I have to sit down for a while

The feeling that I'm losing her forever
And without really entering her world
I'm glad whenever I can share her laughter
That funny little girl

Slipping through my fingers all the time
I try to capture every minute
The feeling in it
Slipping through my fingers all the time
Do I really see what's in her mind
Each time I think I'm close to knowing
She keeps on growing
Slipping through my fingers all the time

Sleep in our eyes, her and me at the breakfast table
Barely awake, I let precious time go by
Then when she's gone, there's that odd melancholy feeling
And a sense of guilt I can't deny

What happened to the wonderful adventures
The places I had planned for us to go
(Slipping through my fingers all the time)
Well, some of that we did but most we didn't
And why, I just don't know

Slipping through my fingers all the time
I try to capture every minute
The feeling in it
Slipping through my fingers all the time
Do I really see what's in her mind
Each time I think I'm close to knowing
She keeps on growing
Slipping through my fingers all the time

Sometimes I wish that I could freeze the picture
And save it from the funny tricks of time
Slipping through my fingers
Slipping through my fingers all the time

Schoolbag in hand she leaves home in the early morning
Waving goodbye with an absent-minded smile

Slipping Through My Finger - ABBA

Tuesday, January 11, 2011

my shits

duh beneran deh saya ga tahan kalo kaya gini terus. makin hari kepala saya makin mumet. makin hari saya makin ga bisa nyembunyiin apa yang sedang saya alami. masalah yang datang bak tembakan-tembakan meriam. mungkin saya berlebihan, hal-hal itu benar-benar bikin saya jatuh se jatuh-jatuhnya. saya ga bisa bangkit. saat ini belum ada sesuatu yang bisa menjadi motivasi buat saya untuk terus maju. masalah itu benar-benar membuat emosi saya menjadi sangat labil. hampir tiap malam saya menangis di buatnya. saya udah ga bisa melakukan apa-apa lagi. saya cuman bisa nunggu kapan saya bisa menyatakan kemenangan atau menunggu saatnya mengibarkan  bendera putih.

- PERIOD