Monday, October 4, 2010

Une De Mes Déceptions à La Famille

dear my dearly beloved parents,
hari ini saya benar-benar tidak habis pikir dengan kalian berdua. saya tidak tahu, yang kalian pertahankan itu apa. prestise kah? gensi? atau harga diri? atau kalian memang terlalu sombong, angkuh, dan arogan untuk mengaku salah dan meminta maaf?

buat papa,
terus terang, jujur dari dalam hati saya sedih melihat kalian seperti itu. terlebih papa yang lebih mempercayai si "SPIRITUAL-GUIDE-ANJINGSIALAN" itu. yang saya lebih tidak percaya lagi, papa lebih percaya dia yang papa baru kenal 1 tahun di banding saya yang sudah tinggal bareng papa selama 19 TAHUN. sekarang coba di bandingkan, ketika mobil hancur ditabrakin sama si "SPIRITUAL-GUIDE-ANJINGSIALAN" itu, papa cuman bilang "yasudah, gapapa mobilnya yang rusak tapi orangnya baik2 aja". flash back kejadian 2 tahun yang lalu ketika saya di tabrak mobil waktu naik motor pulang dari kampus, inget pertanyaan apa yang terlontar dari mulut papa, "MOTORNYA GAPAPA KAN?". saya ga perlu ngomong lagi deh gimana perasaan saya jadinya.

papa selalu ngasih tau saya untuk selalu menggunakan LOGIKA, jangan PERASAAN. saya lakukan pah, sampai-sampai saya sudah tidak bisa lagi menggunakan hati saya. sekarang papa menuntut saya untuk mengerti perasaan papa. first of all, apa papa sudah bisa ngerti perasaan saya? second of all, hati saya udah mati, pah. saya sudah lupa caranya menggunakan hati saya. apa saya masih tetap disalahkan akan hal itu? sementara saya sudah melakukan apa yang papa mau. tolong di pikirkan.

dan masih banyak lagi hal-hal yang masih belum papa sadari selain dua hal yang saya jabarkan diatas.

buat mama,
saya juga sedih banget ngeliat mama yang sekarang ini. saya ga tau, apa yang mama rencanakan dibalik hal-hal yang mama lakukan sekarang. saya sih masih berdoa aja mudahan semua menjadi baik, amin. saya selama ini juga sudah sangat mengerti mama dengan semua penyakit yang mama punya. tapi saya ga pernah tuh mendapatkan feedback, APAPUN dari mama. saya ga minta di hormati atau di hargai, saya cuma mau di mengerti. gampang kan?

mama juga selalu takut akan omongan orang, toh mereka ga lebih baik ma dari kita. mama ga pernah berusaha untuk membuka diri dengan siapapun, termasuk saya. apa sih yang berusaha mama sembunyikan dari orang-orang itu? selalu berpura-pura bahwa semua baik-baik saja ternyata engga. itu sebenarnya yang bikin mama selalu sakit, selalu menipu diri sendiri. kalau dari awal ga jujur, diri sendiri ga bakal pernah bebas.

saya sedih melihat kalian.
saya sakit melihat kalian.
tapi semua yang saya lakukan ga pernah ada benernya dimata kalian. kalian selalu menganggap saya ini pembuat onar, banyak ulah, pembawa masalah, aib keluarga.
TERUS BUAT APA SELAMA INI SAYA JADI ANAK?
pelengkap aja di keluarga?
kalau buat kalian saya ini bisa cuman bikin malu, SAYA SIAP PERGI!

kalian akan terlihat lebih baik bila saya tidak pernah ada...

Note To God

tuhan
saya sadar, saya tidak pernah menyebut namamu lagi. dan saya sadar saya juga tidak pernah mengingatmu lagi. bahkan saya sudah terlanjur skeptis dengan agama. tapi kali ini ada yang ingin saya sampaikan.


i have a few question


first of all,
i'm not your grateful people but it's just me or you've been setting me up?
you know, how's my life going, but does it have to be like this?


second of all,
i barely believing you, is that okay with you?


mungkin, saya sudah tidak percaya lagi dengan agama. tapi bukan berarti saya tidak mengerti dan tahu tentang agama. saya tahu dan saya paham. tapi ketika keadaan semua terbalik, apakah saya bisa mempercayai itu semua?


tuhan,
saya memang tidak tahu menahu tentang rahasiamu. tapi bisakah saya tidak dimasukan kedalamnya? i'm not a nice person anyway.


last but not least,
bila perkataan saya diatas lumayan menyinggung, harap maklum. karena memang saya sudah skeptis.
daripada omongan saya semakin ga nyambung, maybe i just call it right now.
and i challenge you, if you can make things getting better, i know what to do.


you're a god, you can do everything.
you know what i want.


XOXO SoulSucker

Friday, October 1, 2010

welcome back...

waaw, it's been almost 5 years, lumayan lama juga udah lebih 5 tahun saya ga nge blog. dulu sih sempat punya, tapi udah lupa email sama passwordnya jadi yah bikin lagi deh. dari blog yang lama yang tersisa cuman link nya doank.

ganjil rasanya ketika memulai sesuatu dari awal kembali, tapi memang seperti itu kan analogi nya, mengulang kembali kehidupan yang sudah ada. bagi yang percaya adanya reinkarnasi, bisa saja dikatakan seperti itu. tergantung dari masing-masing paradigma manusia saja lah bagaimana memandangnya.

hmmm, flashback 5 tahun kebelakang, tidak ada perubahan yang signifikan sih. yang berubah hanya bentuk tubuh yang kian hari kian kurus, keadaan rambut yang semakin gondrong, dan pastinya semakin dekil, just like always. perubahan yang paling mendasar selama ini sih, hmmmm, apa yah? pola berpikir kali yah? hehehe seingat saya sih seperti itu.

perjalanan selama 5 tahun itu benar-benar mengantarkan saya banyak hal. khususnya di bidang sosial. saya mempelajari berbagai macam tipikal, watak, kebiasaan, gaya bahasa, cara bicara, sampa ke pola pikir. bagian yang paling saya suka adalah "pola pikir". bisa di bilang rumit karena sifatnya yang statis, tapi bukan berarti tak berpendirian. membingungkan bukan? :P

yah begitu lah manusia, dinamis, sewaktu-waktu bisa berubah. dan hal itu lah yang sudah terjadi pada diri saya.

well, enjoy the rest of my shits.
and here we go again :D